Rabu, 28 Desember 2011

Mengenal Web Server Dengan Apache


Halaman web yang dibuat menggunakan kode HTML bersifat
client-
side
. Artinya, isi halaman web tersebut diolah di sisi client. Ketika
seseorang membuka halaman web, maka server yang menyediakan
halaman web tersebut akan langsung mengirimkan halaman web itu
kepada si peminta tanpa diolah terlebih dahulu.
Hal tersebut berbeda dengan halaman web yang dibuat dengan
bantuan PHP. Halaman web yang dibuat dengan bantuan PHP dapat
mengakses dan memanfaatkan database sehingga lebih bersifat
dinamis. Isi halaman web-nya dapat berubah tanpa perlu diprogram
ulang.
Selain itu, halaman web-nya akan diolah terlebih dahulu di sisi
server sebelum di kirim ke si pemintanya
(server-side).
Oleh karena
sifatnya yang
server-side
, maka dibutuhkan sebuah
web server
. Dalam
hal ini, web server yang banyak digunakan untuk PHP adalah Apache.
Tugas utama apache adalah menghasilkan halaman web yang
benar kepada client peminta, berdasarkan kode PHP yang dituliskan
oleh pembuat web. Jika diperlukan, juga berdasarkan kode PHP yang
dituliskan, maka dapat saja suatu database diakses terlebih dahulu
(misalkan dalam MySQL) untuk mendukung isi halaman web yang
dihasilkan.

 Mengenal PHP
PHP adalah singkatan dari
PHP: hypertext preprocessor
. PHP
merupakan bahasa pemrograman untuk membuat web yang bersifat
server-side scripting
. PHP memungkinkan anda untuk membuat
halaman web yang bersifat dinamis.
PHP dapat dijalankan pada berbagai macam system operasi,
misalkan: Windows, LINUX, dan Mac OS. Selain Apache, PHP juga
mendukung beberapa web server lain, misalkan Microsoft IIS, Caudium,
PWS dan lain-lain.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar